28 Juni 2026
Picture1

Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan peran kader dalam pencegahan stunting, DP3APPKB Bidang Pengendalian Penduduk melaksanakan kegiatan Pertemuan Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang diikuti oleh Kader DASHAT dari 15 Desa Kampung KB. Kegiatan ini bertujuan memperkuat edukasi gizi dan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di wilayah masing-masing.

Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang “Isi Piringku” yang disampaikan oleh ahli gizi. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang bagi baduta, balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta penerapan komposisi makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kader juga diberikan pembekalan terkait tata cara pengisian Raport Menu Makanan pada sasaran KRS. Melalui pencatatan ini, kader diharapkan dapat memantau perkembangan pemenuhan gizi keluarga secara berkelanjutan sebagai bagian dari evaluasi program DASHAT.

Kegiatan berlangsung aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, dimana para kader menyampaikan berbagai kendala dan pengalaman di lapangan untuk kemudian mendapatkan solusi dan masukan dari narasumber.

Dalam arahannya, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong perubahan perilaku keluarga berisiko stunting agar lebih memperhatikan kualitas gizi makanan sehari-hari. Dengan perubahan perilaku tersebut, diharapkan angka keluarga berisiko stunting dapat ditekan secara bertahap.

Beliau juga menegaskan bahwa evaluasi program akan dilakukan melalui pemantauan Raport Menu Makanan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut program ke depan. Edukasi gizi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi kader dalam melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) memiliki peran penting dalam memberikan penyuluhan terkait keluarga berencana, kesehatan reproduksi, dan pola pengasuhan keluarga yang mendukung pencegahan stunting. Sementara itu, Kader DASHAT berperan aktif dalam memantau kondisi keluarga berisiko stunting, mulai dari pemenuhan gizi keluarga, kesehatan ibu dan anak, hingga penerapan pola makan sehat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Kader DASHAT bersama Penyuluh Keluarga Berencana semakin aktif dan optimal dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Kampung KB.