


Barito Selatan – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Barito Selatan melalui Bidang Pengendalian Penduduk melaksanakan kegiatan Evaluasi Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Tenaga Lini Lapangan dalam Pelaksanaan Program Bangga Kencana untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan di Kecamatan Dusun Selatan, Kecamatan Gunung Bintang Awai, dan Kecamatan Dusun Utara.
Kegiatan Evaluasi Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Tenaga Lini Lapangan dalam Pelaksanaan Program Bangga Kencana untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas tenaga lini lapangan dalam mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana serta memperkuat peran mereka dalam percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini diikuti oleh Penyuluh KB dan tenaga lini lapangan yang berperan langsung dalam pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, yang menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kapasitas tenaga lini lapangan sebagai pelaksana Program Bangga Kencana di tingkat desa dan kelurahan.
Beliau menekankan pentingnya penguasaan materi, ketepatan dalam melakukan pendataan dan pelaporan melalui Aplikasi SIGA, serta kesiapan petugas dalam menghadapi pelaksanaan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Keluarga Stunting. Selain itu, tenaga lini lapangan diharapkan mampu memberikan penyuluhan Keluarga Berencana dan Program Bangga Kencana secara lebih efektif kepada pasangan usia subur, keluarga sasaran, dan masyarakat, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Selatan.

Selanjutnya, Bidang Pengendalian Penduduk menyampaikan materi mengenai peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga lini lapangan dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana untuk pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Materi yang disampaikan meliputi penguatan pemahaman terhadap program, strategi pendampingan keluarga berisiko stunting, optimalisasi pemanfaatan data, serta peningkatan koordinasi lintas sektor guna mendukung tercapainya target percepatan penurunan stunting.
Pada sesi berikutnya dilakukan pemaparan hasil laporan pelayanan KB dan pengendalian lapangan melalui Aplikasi SIGA. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa masih diperlukan peningkatan terhadap kualitas laporan yang disampaikan oleh tenaga lini lapangan, baik dari aspek kelengkapan data, ketepatan waktu pelaporan, maupun akurasi pengisian data. Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan agar data yang dihasilkan semakin valid dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan serta penyusunan program.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan informasi mengenai rencana pelaksanaan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Keluarga Stunting melalui Aplikasi SIGA Mobile Modul Verval. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data keluarga berisiko stunting yang tersedia sesuai dengan kondisi riil di lapangan sehingga dapat mendukung penyusunan intervensi yang tepat sasaran. Seluruh tenaga lini lapangan diharapkan dapat mempersiapkan diri dan melaksanakan proses verifikasi secara cermat, akurat, dan bertanggung jawab.
Di akhir kegiatan, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk berharap seluruh tenaga lini lapangan dapat terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme dalam melaksanakan Program Bangga Kencana. Selain itu, diharapkan penyuluhan mengenai keluarga berencana dan Program Bangga Kencana kepada masyarakat dapat semakin ditingkatkan sehingga mampu mendorong perubahan perilaku, meningkatkan kualitas keluarga, serta mempercepat upaya penurunan stunting di daerah. Melalui evaluasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pendataan, dan pendampingan keluarga demi mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
“Bersama Tenaga Lini Lapangan, Wujudkan Keluarga Berkualitas Tanpa Stunting.”
