Beranda / Tak Berkategori / Puskesmas Babai Ajak Masyarakat Waspadai Dampak Kabut Asap akibat Karhutla

Puskesmas Babai Ajak Masyarakat Waspadai Dampak Kabut Asap akibat Karhutla

Babai — UPT Puskesmas Babai mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengancam lingkungan sekaligus kesehatan. Melalui kampanye bertajuk “Pray for Kalimantan”, masyarakat diajak untuk bersama-sama mendoakan, menjaga, dan memulihkan Kalimantan dengan mengajak seluruh sektor terkait untuk mengkampanyekan stop pembakaran lahan kepada seluruh masyarakat terutama di wilayah UPT Puskesmas Babai.

Paparan asap dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti batuk, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sesak napas, iritasi mata dan tenggorokan, serta memperburuk penyakit asma, tuberkulosis, dan jantung. Kabut asap juga berisiko lebih besar bagi kelompok rentan, terutama ibu hamil, janin, bayi, anak-anak, lanjut usia, dan penderita penyakit kronis.

Untuk melindungi diri dan keluarga, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi kegiatan di luar ruangan, menutup pintu dan jendela, memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, maupun sampah yang dapat memperburuk kondisi udara.

Apabila mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, mata merah, atau keluhan kesehatan lainnya, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke UPT Puskesmas Babai atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

UPT Puskesmas Babai berharap kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat membantu mencegah karhutla sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan.

“Doa kita untuk keselamatan alam, upaya kita untuk kesehatan bersama. Kalimantan sehat, Indonesia kuat.”