11 September 2026 20:13
WhatsApp Image 2026-09-04 at 09.11.07

Buntok, 4 September 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berupaya mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat melalui kegiatan storytelling. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, bertempat di Posyandu Kelurahan Buntok Kota, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kegiatan Story Telling merupakan salah satu upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam memperluas akses masyarakat selain menyediakan koleksi bahan bacaan, kegiatan juga diisi dengan storytelling yang dikemas secara menarik dan interaktif. Melalui kegiatan bercerita, anak-anak diajak untuk mengenal buku, mendengarkan cerita, berimajinasi, serta memahami nilai-nilai positif yang terkandung dalam cerita.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang memimpin langsung kegiatan tersebut turut berinteraksi dengan anak-anak dan masyarakat yang hadir. Kehadiran pimpinan secara langsung menjadi bentuk komitmen perangkat daerah dalam memastikan program peningkatan literasi dapat dilaksanakan secara nyata dan menyentuh masyarakat hingga tingkat kelurahan.

Kegiatan storytelling di Posyandu Kelurahan Buntok Kota juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang dimulai sejak usia dini. Lingkungan keluarga, masyarakat, dan fasilitas pelayanan publik seperti Posyandu dapat menjadi ruang yang strategis untuk memperkenalkan kebiasaan membaca dan aktivitas literasi kepada anak-anak.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berharap minat baca masyarakat semakin meningkat serta perpustakaan dapat semakin dikenal sebagai ruang belajar yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

“Mendekatkan buku kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi. Melalui Storytelling, kami ingin menghadirkan kegiatan belajar yang menyenangkan, khususnya bagi anak-anak,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan perpustakaan yang inovatif, inklusif, dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kegiatan Pusling dan storytelling diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai lokasi sebagai bagian dari gerakan bersama dalam meningkatkan budaya baca dan literasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *