Kabupaten Barito Selatan — Upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan diri, khususnya di tengah situasi waspada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. Hari ini, dilaksanakan kegiatan pembagian masker secara langsung yang dipimpin langsung oleh Bapak Wakil Bupati Barito Selatan, didampingi oleh Ibu Penjabat Sekretaris Daerah, Bapak Kepala Kepolisian Resor Barito Selatan, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI).
Kegiatan berlangsung di empat titik strategis wilayah Kabupaten Barito Selatan, yaitu Bundaran Haji Indar, Bundaran Rumah Sakit, Bundaran PDAM, dan Pasar Beringin. Penentuan titik pembagian ini dipilih agar jangkauan penyebaran masker dapat menjangkau masyarakat dari berbagai lapisan, baik yang melintas di jalan utama maupun yang beraktivitas di pusat perdagangan, yang semuanya berpotensi terpapar asap akibat Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, total 2.500 lembar masker untuk dewasa dan 500 lembar masker untuk anak-anak berhasil disalurkan kepada warga yang hadir. Pembagian dilakukan secara bertahap di setiap lokasi dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan bersama. Masker yang disalurkan diharapkan dapat bermanfaat secara langsung bagi masyarakat untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan asap, debu, dan polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan, serta mendukung pola hidup bersih dan sehat sehari-hari di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Bapak Wakil Bupati Barito Selatan dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pembagian barang, melainkan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat, terutama saat situasi Karhutla yang sedang berlangsung di wilayah kita. “Kehadiran kita di sini ingin menyampaikan pesan sederhana: menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan menggunakan masker, kita tidak hanya melindungi diri sendiri dari paparan asap dan debu akibat Karhutla, tetapi juga melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar kita,” ujar beliau.
Sementara itu, peran PMI dan seluruh Kepala OPD yang hadir turut memperkuat sinergitas antar-instansi dalam pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan. Kerja sama ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, institusi penegak keamanan, dan organisasi kemasyarakatan bersatu, program-program kesejahteraan dan perlindungan masyarakat dapat tersampaikan dengan lebih cepat, tepat sasaran, dan menyentuh langsung kebutuhan warga yang terdampak asap Karhutla.
Masyarakat yang menerima masker tampak menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan di tengah situasi sulit akibat asap kebakaran hutan dan lahan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi pengingat bersama agar senantiasa menjaga kesehatan diri serta keluarga, tetap waspada terhadap bahaya asap Karhutla, dan bersama-sama membangun Kabupaten Barito Selatan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera.








