21 Agustus 2026
Screenshot 2026-08-15 234539

[Palangkaraya 02 – 09 Agustus 2026].
Aula pertemuan Hotel Neo Palma – Palangkaraya.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium dalam pemeriksaan malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan berkolaborasi dengan Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengan telah melaksanakan Pelatihan Penyegaran Mikroskopis Malaria bagi Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 22 orang peserta. Yang terdiri dari Dinas kesehatan Barito Selatan, 12 puskesmas, Rumah sakit & Labkesda wilayah kerja Barito Selatan. Untuk Puskesmas Tabak Kanilan memperoleh 2 kuota ATLM yang berangkat mengikuti pelatihan ini, yaitu :

  1. Rahman Hidayat, A.Md.AK
  2. Eni Lestari, A.Md.A.K.

Pada pembukaan kegiatan, dihadiri juga oleh Bapak Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan dr. Dadang Baskoro Nugroho, Sp.PD.FINASIM
Beliau berpesan “Ikuti sebaik mungkin pelatihan yang diadakan ini, untuk update ilmu tentang malaria. โ€œTeliti dalam membaca, tepat dalam mengidentifikasi, cepat dalam mendukung diagnosis โ€” bersama ATLM, kita dukung pengendalian malaria.โ€

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kembali pengetahuan dan keterampilan ATLM dalam melakukan pemeriksaan mikroskopis malaria secara tepat, teliti, dan sesuai standar. Penyegaran diperlukan untuk menjaga kualitas pemeriksaan, terutama dalam mendeteksi dan mengidentifikasi parasit malaria pada sediaan darah.

Dalam pelatihan tersebut, para narasumber & Fasilitator yaitu :

  1. Agus, S.Si., M.MKes
  2. Artsoneta Vivaneli, S.Si
  3. Lilyk R, SKM., MPH
  4. Noorveliani Rokhaida, SKM
  5. Ririn N Raffela, SP, MPD

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai

  1. Kebijakan program pengendalian malaria
  2. Penggunaan & pemeliharaan mikroskop
  3. Managemen laboratorium pemeriksaan malaria
  4. K3 laboratorium malaria
  5. Pembuatan dan pewarnaan sediaan darah malaria, pengenalan morfologi Plasmodium, identifikasi spesies, pemeriksaan mikroskopis, serta pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan.
    Peserta juga mengikuti kegiatan praktik untuk meningkatkan ketelitian dalam menemukan dan mengidentifikasi parasit malaria.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan ATLM dalam pemeriksaan mikroskopis malaria semakin terampil dan konsisten sehingga dapat mendukung diagnosis malaria yang cepat, tepat, dan berkualitas.

Pelatihan penyegaran ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan laboratorium serta mendukung upaya pengendalian dan eliminasi malaria. Dengan tenaga laboratorium yang kompeten, diharapkan pelayanan pemeriksaan malaria di fasilitas kesehatan dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Para narasumber pun berpesan “walaupun Barito Selatan telah eliminasi malaria pada tahun 2018, diharapakan ilmu tentang malaria jangan sampai di eliminasi juga. Ilmu tentang malaria agar terus di update, sehingga para ATLM tetap terampil dalam pemeriksaan malaria.

๐˜ฟ๐™–๐™๐™–๐™ฃ๐™ž ๐˜ฟ๐™–๐™๐™–๐™ฃ๐™–๐™ž ๐™๐™ช๐™ฃ๐™ฉ๐™ช๐™ฃ๐™œ ๐™๐™ช๐™ก๐™ช๐™จ

๐˜’๐˜ฆ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜จ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜บ๐˜ข,
๐˜—๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข.
๐˜‹๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ฑ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜บ๐˜ข,
๐˜”๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ข ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ด๐˜ช, ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข.