INFO
  •  Selamat Datang di Website Portal OPD Kabupaten Barito Selatan 

Dibanding 2019, Program BLK di Tahun 2020 Alami Penurunan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi - Senin, 20 Januari 2020

Beritakalteng.com, BUNTOK –Dibandingkan 2019, Program Kerja Balai
Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Tengah untuk Kabupaten Barito
Selatan, mengalami penurunan sebanyak 45 persen pada Tahun 2020.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan
Transmigrasi (Disnakertrans) Barsel, Agus In’yulius, ST, MT, kepada awak
media saat ditemui di Kantornya, Senin (13/1/2020).
Diungkapkan oleh Agus, penurunan jumlah program pelatihan di Barsel,
mengalami penurunan sebanyak sebelas program, yakni menjadi 14 program
pada tahun 2020 dari 25 program pada tahun 2019.
“Dari informasi yang kita dapat, dari Bapak Hatrin Kepala BLK tadi, dari
APBN ada dua belas paket yang akan dilontarkan di Tempat kita paket
pelatihan, dari APBD ada dua paket. Memang dari tahun kemaren mengalami
penurunan, kalau tahun kemaren APBN terdapat 20 lebih dan APBD lima,”
sampaikannya.
Namun, jelasnya lagi, untuk menutupi program pelatihan yang mengalami
penurunan tersebut, Disnakerstrans telah menjajaki kerja sama dengan pihak
BLK Samarinda, Kalimantan Timur, yang merupakan BLK induk yang
menaungi BLK di seluruh Kaltim dan Kalteng.
Bentuk kerja sama tersebut, adalah berupa pelatihan di bidang mekanik alat
berat, maintenence air conditioner(AC), operator alat berat, perbaikan barang
elektronik, dan lainya.
“Supaya nanti, masyarakat khusus yang di Ruang Lingkup Buntok ini, kita latih
semaksimal mungkin dengan peralatan yang ada di BLK sini. Diluar yang kita
lakukan juga dengan Samarinda. Kalau Samarinda itu, khusus yang tidak ada
disini, kalau yang ada disini kita latih disini, tapi kalau tidak ada disini kita latih
di Samarinda,” terangnya.
Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat sebagai Kabid Bina Marga DPUPR
Lamandau ini, kemudian menceritakan bahwa untuk memaksimalkan program
latihan yang dicanangkan tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak
BLK Kalteng, pada Rabu (8/1/2020) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati beberapa hal, yakni
perihal pemaksimalan program kerja yang telah tersusun, kemudian bekerja
sama dalam hal mencari sumber pendanaan program pelatihan.
Sebab, terkhusus untuk sumber pendanaan sebenarnya program latihan ini, bisa
dilaksanakan dari empat sumber pendanaan, yakni APBN, APBD, Sharing Cost
APBN dan APBD, Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), ataupun
dari sumber pendanaan kompensasi perusahaan.
“Hasil dari rapat kita tadi,kita menyepakati beberapa hal kita ingin agar di
Tempat kita Barsel untuk rencana-rencana pelatihan ditahun 2020.Supaya kita

bisa menggunakan kegiatan yang berasal dari APBN,APBD Provinsi dan APBD
kita juga,” utarakan Agus.
“Ada kerjasama kami baik dari segi kerjasama pembiayaan maupun kerjasama
dalam proses pelatihan,termasuk dengan magang nanti dan kami melakukan
kerjasama dengan pihak BLK disini,” tambahkannya.
Dari sekian banyak program pelatihan pada tahun 2020 ini, yaitu pengolahan
hasil pertanian (PHP), kemudian Tata kecantikan atau tata rias, ada juga
pelatihan di bidang montir, komputer, menjahit, mekanik Sepeda Motor dan
Las, untuk pelatihan tersebut.
Pihaknya dan BLK Kalteng, sama-sama berharap agar hal itu bisa benar-benar
dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, untuk mengembangkan diri
menjadi SDM yang terampil, kompeten dan berkualitas. Sebab hal ini, sejalan
dengan program Bupati Barsel, H. Eddy Raya Samsuri, ST, yang menginginkan
agar Kota Buntok menjadi Kota Satelit.
“Jadi harapan kita kedepannya, di Tahun 2020 ini, kita banyak merekrut tenaga
kerja untuk kita latih. Sehingga di Buntok ini tersedia tenaga ahli. Jadi Rencana
Bupati Barsel, untuk membangun Kota Satelit itu imbang dengan Sumber Daya
Manusia (SDM). Kabupaten Barito Selatan saat ini SDM belum menyeimbangi
ini, ini yang kita ingin kembangkan,” harapnya. (Sebastian)

Sekretariat Daerah



Lembaga Teknis Daerah


Kecamatan